Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juni 2010

SIAP MENGHADAPI PENSIUN (1)




Taufik Gumulya - detikFinance



Jakarta - "Maaf Pak, apakah Bapak tau dimana yang menjual genset?" Ketika itu saya sedang berada di sekitar pasar Glodok, setelah menjelaskan lokasi yang saya tahu mengenai toko penjual genset maka saya mencoba balik bertanya kepada sang Bapak itu. "Bapak membeli genset untuk antisipasi jika listrik mati?" tanya saya.

"Tidak pak saya sedang mempersiapkan pekerjaan jika saya nanti pensiun, saya ingin memiliki usaha bengkel las untuk membuat pagar, teralis dan lain-lain, saya akan pensiun nanti di tahun 2013," jawab,
"oo..", jawab saya singkat. "Maklumlah saya kan pegawai departemen jadi tidak mendapatkan pesangon yang besar pada saat saya pensiun, ini berbeda jika saya karyawan BUMN maka saya akan mendapat pesangon yang jumlahnya bisa mencapai ratusan juta Rupiah, dari pengalaman teman yang sudah pensiun, maka untuk golongan saya 3A (di depatemen kehutanan) paling hanya mendapat tunjangan sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) ditambah uang pensiun sebesar Rp 2,2 juta hingga Rp 2,5 juta per bulannya," jawab bapak tadi.

"Bapak sudah berapa lama bekerja?", tanya saya lagi. "Saya sudah bekerja selama 30 tahunan,…", dst. Dalam hati, saya berpikir rekan anda Gayus (di Instansi berbeda) hmm begitu banyak yang di…, ah sudahlah lupakan dulu korupsi itu…, demikian percakapan saya dengan sang Bapak yang sedang mempersiapkan masa pensiunnya.
Pembaca yang bijak, menyimak pembicaraan saya tersebut saya langsung berpikir bahwa betapa banyak saudara kita yang masih mengalami hal yang sama dengan sang Bapak tadi, bekerja dengan jujur selama puluhan tahun namun ketika pensiun hanya menerima sedikit tunjangan ditambah dengan uang pensiun ala kadarnya.

Pertanyaannya adalah apakah itu mencukupi?, jawabnya tentu tidak mencukupi. Contoh diatas adalah kondisi yang dialami oleh seorang pegawai negeri non BUMN, tentu ini berbeda dengan pegawai BUMN dan juga akan berbeda dengan seoarang pegawai swasta maupun karyawan perusahaan asing yang ada di Indonesia, namun berdasarkan penelitian singkat dapat kami sampaikan bahwa apapun kondisi yang dialami oleh seorang pegawai maka kebutuhan akan dana pensiun berpotensi tidak mencukupi, dengan kata lain ketika memasuki pensiun maka bersiaplah menghadapi kemiskinan.

Miskin? Ya, ini merupakan momok yang ditakuti oleh siapapun, mengapa ini dapat terjadi bagi mereka yang akan memasuki pensiun?, ada tiga kesalahan utama dalam merencanakan program pensiun sehingga dapat menyebabkan kemiskinan itu terjadi yaitu:
1. Terlambat memulai;
2. Menyimpan terlalu sedikit;
3. Penempatan dana pensiun yang sangat konservatif.

Jika kita sebagai karyawan maka ada suatu kewajiban tambahan yang harus dilakukan oleh kita sebagai sang pekerja yaitu mutlak untuk memulai melakukan investasi dengan tujuan untuk menyongsong masa pensiun. Mengapa ini menjadi mutlak?, jawabnya singkat agar tidak miskin disaat pensiun.

Fakta yang ada, banyak diantara kita utamanya pekerja yang masih muda dengan kisaran usia 20 tahunan hingga awal 30 tahunan lupa bahkan tidak memikirkan masalah pensiun sama sekali. Suka atau tidak pensiun itu pasti datang (jika kita memiliki usia yang panjang). Bicara masalah pensiun banyak diantara mereka yang berpikir bahwa pensiun masih jauh, lebih baik memikirkan kebutuhan finansial lain seperti memiliki rumah, membeli makanan dan perlengkapan anak (susu, pampers, dll).

Sebagai konsekuensi atas prioritas kebutuhan maka kebutuhan jangka pendeklah yang ‘wajib’ diperhatikan dan dilakukan terlebih dahulu, kebutuhan pensiun 'nyaris' dilupakan. Dalam beberapa kasus pada akhirnya sejalan dengan pertambahan usia, sebagian kecil diantara para pekerja mulai menyadari akan pentingnya mempersiapkan kebutuhan dana pensiun, namun sayangnya dana yang didapat dari perusahaan masih sangat sedikit, hal ini diperparah dengan investasi yang dilakukan secara individu-pun masih terlalu sedikit, ditambah lagi dengan penempatan investasi dana pensiun pada suatu instrumen investasi yang tidak tepat, meskipun waktu pensiun masih sangat panjang (diatas 8 tahun) namun dana ditempatkan pada instrumen yang sangat konservatif seperti deposito, obligasi ritel, ataupun reksa dana pasar uang atau di reksa dana pendapatan tetap, dengan kecenderungan menekan faktor resiko, tanpa memikirkan pertumbuhan yang layak dari dana pensiun tersebut.

Yayasan 'Dana Pensiun' diperusahaan tempat ia bekerja pun masih memiliki pola pikir yang tidak jauh berbeda dengan sebagian besar karyawannya sehingga pertumbuhan dana pensiun cenderung tidak seimbang dengan pertumbuhan inflasi, bahkan sangat berpotensi untuk tergerus oleh inflasi. Hmm.., jika hal ini terjadi maka sudah dapat dipastikan kesejahteraan akan menurun drastis pada saat pensiun kelak alias menjadi miskin.

Bagaimana seharusnya mempersiapkan pensiun? Nantikan ulasan detikFinance dan TGRM Finance berikutnya...
(qom/qom)
http://www.detikfinance.com/read/2010/06/21/084344/1382448/722/siap-menghadapi-pensiun--1-?f9911023

Jumat, 23 Oktober 2009

Saat Kenyataan Tak Sesuai Impian...


Ditulis oleh: Anne Ahira


Muhammad,Banyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan mereka tidak sesuaidengan impian.Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A, tapinyatanya biaya tidak mencukupi. Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan pekerjaanberkelas nasional bahkan internasional,tapi nyatanya yang didapatkan hanyalahpekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya. Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali,malah mengalami kebangkrutan.Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa yang harus kita lakukan?


Berikut adalah 3 langkah atau tips yang bisa Muhammad lakukan saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:
1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis
Jika Muhammad betul-betul ingin menggapai kesuksesan, maka diperlukan *kesiapan* untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi.Sekarang, saya akan buat sebuah analogi sederhana...Saat ada badai atau angin topan yang besar, tidak jarang kita melihat pohonyang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebab? Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima.Namun coba tengoklah bambu! Karena batangnya yang lentur, maka bambu bisafleksibel bergerak ke segala arah, dan jarang tumbang!Nah, begitu pun dengan kita! Jika kita bertindak dan berpikir dinamis dan jugafleksibel, maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta masalah yang datang.


2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!
Saat kenyataan tidak sesuai dengan impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan!Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri Muhammad. Jangan biarkan satu kegagalan membuat Muhammad kecewa, apalagi sampai frustasi dan berlarut-larut. Muhammad tahu apa yang saya lakukan jika ada satu mimpi atau keinginan saya tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:
"Sudahlah Ahira, kamu tdk perlu kecewa, don't ask me why, it is GOOD for you!
Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.
Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"
Saya biasa mengatakannya di depan cermin dengan penuh keyakinan, tentunya saat saya sendirian! hehe... It works for me! :-)
Muhammad juga boleh coba nanti ;-)Apa yang saya lakukan di atas itu adalah 'afirmasi'.
Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita.
Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan penuh keyakinan, maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya, yang kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO'A. Okay, sekarang selanjutnya! :-)Meski saat ini apa yang kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus....

3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!
Saat kita mengalami kegagalan, lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang! :-)Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong, dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa. :-)Muhammad, setiap kemenangan itu lebih baik dirintis dari setiap peluh kita! Akan lebih baik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap.Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak. Liku hidup setiap manusia memang tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali!Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! :-)
Sekarang tinggal bagaimana cara Muhammad!
Apakah mau meraihnya? atau mengharapkan turun dengan sendirinya?Saya sarankan, jangan pernah memilih yang kedua :-)Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!

The last but not least...
Terkadang Tuhan menutup pintu yang satu,
untuk membuka pintu yang lain...

Okay Muhammad, sampai ketemu minggu depan! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Asian Brain Newsletter - Think & Succeed!
Kontribusi Anne Ahira & PT. Asian Brain untuk menggali dan melejitkan potensi masyarakat Indonesia!
Jika tulisan-tulisan Ahira dirasakan bermanfaat oleh Muhammad, tolong sebarkan alamat situs ini:
=> http://www.AsianBrainNewsletter.com - GRATIS!

Rabu, 22 April 2009

Tidak Cukup KERJA KERAS, Tapi Juga KERJA CERDAS


Salah satu kebiasaan milliuner yang pernah diungkapkan Mr. Adam Khoo dalam salah satu bukunya yang best seller adalah “mampu mengubah kegagalan menjadi keberhasilan”. Sebagian orang seringkali memiliki kesan bahwa orang sukses itu tidak pernah menemui kegagalan dimana hal ini ditunjukkan dari sebagian orang yang seringkali hanya terpesona melihat orang ketika sukses tanpa mau tahu proses bagaimana meraih sukses.
Untuk meraih sukses, ternyata banyak orang yeng melaluinya dengan berbagai kegagalan terlebih dahulu sebelum sukses itu berada dalam genggaman. Karena orang yang ingin sukses pasti banyak tindakan yang dilakukannya, hal ini berbeda dengan orang malas yang hanya menunggu nasib baik menghampiri dirinya.
Contoh nyata dari seseorang yang berhasil merubah kegagalan total menjadi sukses besar adalah kisah dari Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple Computers saat ini. Dia merupakan pendiri Apple pada tahun 1976 saat usianya baru 21 tahun. Dalam waktu empat tahun, perusahaannya telah terdaftar di bursa saham dan memiliki kekayaan US$ 217 juta saat berusia 25 tahun.
Di tahun 1983 dia kemudian terlempar dari perusahaan yang pernah didirikan tersebut karena ketidakcocokan dengan manajemen. Dan karena keyakinannya ketika Apple diambang kebangkrutan, pada tahun 1995 dia membeli perusahaan yang kolaps tersebut dan menjadi CEO dan menjadikannya perusahaan yang sukses sampai dengan saat ini.
Para milliuner seringkali memaknai kegagalan dengan cara yang berbeda bahkan dianggapnya sebagai pengalaman belajar yang harus dilaluinya. Pernah kita mendengar kisah dua orang penggergaji kayu di hutan ? Penggergaji kayu A terus melakukan pekerjaannya tanpa henti, dia terus menggergaji kayu tanpa menghiraukan kondisi gergajinya. Sedangkan penggergaji kayu B, dia sekali-kali berhenti untuk “mengasah” gergajinya sambil beristirahat dari lelahnya pekerjaan tersebut.
Hasilnya bagaimana kawan ? tentu saja penggergaji B lebih banyak memotong batang phon dibandingkan penggergaji B, sangat jauh malah hasilnya. Hal ini menunjukkan betapa kita KERJA KERAS sekalipun hasilnya tidak akan maksimal bahkan bisa berujung kegagalan yang tiada henti. Kata orang, kita perlu memiliki rumus KERJA CERDAS. Yaitu kerja yang memiliki orientasi dan perencanaan yang baik, jangan sampai kita selalu mengalami kebingungan yang terus menerus saat mengahadapi situasi sulit.“Kebijakan saya adalah belajar dari masa lalu, fokus pada masa sekarang dan memimpikan masa depan. Saya seorang yang sangat yakin untuk belajar dari kegagalan. Seringkali masa-masa tersulit dapat berubah menjadi keuntungan bagi pihak Anda, hidup saya adalah pembelajaran tentang semua itu” (Donald Trump, setelah mengubah hutang sebesar $935 juta menjadi kekayaan senilai $3,7 milliar)
Salam Sukses
Arif Prasetyo Aji

Jumat, 17 April 2009

BELAJAR DAN MENGAJAR E-MAIL

Perkembangan internet sekarang sudah sedemikian pesat, sekitar tahun 1996 saya menggunakan e-mail yang storage-nya hanya 4 mb. Storage e-mail terus mengalami peningkatan dari 4, 6, 10, 100 mb lalu 1 gb.
Pemakaian e-mail saat itu hanya untuk keperluan kerja dan kuliah. Dengan e-mail saat itu sudah sangat membantu untuk keperluan kerja dan kuliah.
Ketika membuat e-mail saat itu tidak ada yang mengajarkan, menurut saya cukup mudah. Tapi masih saja banyak orang yang kesulitan membuatnya. Saya memahami kenapa orang sulit membuatnya, salah satunya adalah kurangnya pemahaman terhadap komputernya sendiri terutama internet. Bisa juga kenapa susah memahami komputer karena aplikasinya pakai bahasa Inggris.
Sering saya membuat e-mail untuk teman-teman baik kantor atau teman kuliah. Dengan seringnya mengajarkan pembuatan e-mail saya jadi semakin paham.
Di tahun 2009 ini perkembangan internet begitu pesat dan sangat familiar karena bisa memakai bahasa Indonesia. Dengan demikian semakin mudah membuatnya. Meski demikian masih saja ada orang yang kesulitan. Tapi tak segan-segan saya membantu teman yang masih kesulitan.
Awal pembuatan e-mail daftarnya di yahoo atau msn, sekarang ini paling mudah membuatnya di google.
Sampai sekarang siapapun yang butuh bantuan pembuatan e-mail selama dalam jangkauan saya siap membantu.

Selasa, 27 Januari 2009

RELATIOSHIP AND NETWORKING I LIKE

Oleh Abi Adam

Relationship and networking di zaman sekarang ini sudah merupakan keharusan, dikombinasikan dengan teknologi maka dunia seakan dalam genggaman, tidak ada batas dan jarak.
Facebook adalah sarana yang dipakai untuk mencari dan membina hubungan, baik pertemanan ataupun hubungan bisnis.
Bisnis dan pertemanan jadi mudah.
Sekian dulu tulisan ini dengan harapan blog ini tidak jadi "Kuburan", mudah dibuat, mudah pula ditinggalkan. Maksimalkan blog untuk ajang tukar informasi.
Wassalam

Senin, 22 Desember 2008

7 Kesalahan Umum Salesman

By: Tanadi Santoso

Dalam teknik menjual banyak penjual melakukan kesalahan-kesalahan mendasar, tanpa disadarinya. Padahal kalau sedikit berusaha untuk belajar, kesalahan-kesalahan tersebut tidak mungkin terjadi, sehingga target penjualan dapat tercapai. Ada 7 kesalahan yang sering dilakukan oleh penjual.
Yang pertama, penjual tidak memahami produknya. Pengetahuan tentang produk sangat kurang sehingga tidak dapat menjelaskan dengan baik kepada pelanggan. Banyak pertanyaan tentang produk oleh pelanggan, bahkan pertanyaan sederhana sekalipun, tidak dapat dijawabnya dengan gamblang. Sehingga pelanggan sering ragu dan tidak yakin dengan produk tersebut.
Yang kedua, penjual tidak siap menemui pelanggan. Persiapan yang dilakukan seperti: brosur, produk demo, testimoni, komputer, alat peraga, alat pendukung misal baterai untuk barang elektronik tidak disiapkan. Sehingga penjual kurang dapat meyakinkan pelanggan.
Ketiga, anda terlalu banyak bicara, kurang mendengarkan apa yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan. Bila hal demikian terjadi, pelanggan sering menjadi tidak hormat atau perhatian terhadap penjual.
Keempat, penjual tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh pelanggan baik tersurat ataupun tersirat. Kurang peka terhadap kebutuhan sebenarnya yang harusnya penjual penuhi. Misal keinginan untuk mendapat hadiah tambahan atau diskon khusus.
Yang kelima, penjual kurang peduli terhadap pelanggan. Ini adalah sesuatu yang penting. Sayangnya yang sering terjadi penjual hanya peduli dengan dirinya sendiri, misal hanya ingin target penjualan tercapaii. Setelah produk terjual, penjual tidak peduli lagi dengan pelanggan. Apakah dia puas atau bilamana produknya rusak tidak mau membantu.
Yang keenam, penjual tidak jujur dan tulus kepada pelanggan. Ini sesuatu yang serius, terlebih setelah menipu, penjual tidak merasa bersalah. Hasil seperti ini biasanya tidak panjang, karena kemudian pelangan tidak percaya lagi dengan penjual, meski penjual menjadi jujur sekalipun.
Yang terakhir, pelanggan sebenarnya tidak siap membeli produk penjual. Banyak sebab, diantaranya mungkin terlalu mahal, atau malah terlalu murah, mungkin belum waktunya dibutuhkan, mungkin produknya tidak cocok, mungkin ada pilihan lain yang lebih cocok untuk pembeli dan sebagainya.
Jadi ada 7 kesalahan umum dan mendasar yang dilakukan oleh penjual. Bilamana dihindari kemungkinan besar tingkat penjualan menjadi meningkat. Bukan berarti kita pasti sukses menjual bila ingat dan dapat mengatasi hal2 diatas, tapi setidaknya meningkatkan kemungkinan sukses kita dalam menjual. Selamat berbisnis!

Dikutip : http://kumpulan-artikel-menarik.blogspot.com/2008/08/7-kesalahan-umum-salesman-tandai.html

Minggu, 30 November 2008

BUKU DIARY

Persoalan krisis atau tidak tergantung dari mindset (cara pandang-red). Bila focus pada kesempatan maka yang muncul kesempatan bukan kesulitan. Demikian pula sebaliknya.
Menulis buku diary mengenai hal-hal yang disyukuri setiap hari dan hal-hal yang diinginkan.
Menulis buku diary dilakukan setiap malam sebelum tidur lalu merenungkan kembali apa-apa yang ditulis, bayangkan dan rasakan selama 10 menit. Misalnya menulis, membayangkan banyak orang datang memberi order, punya banyak uang di account bank. Setelah berjalan secara rutin selama sebulan, perhatikan perubahan-perubahan yang terjadi.

Dikutip dan diringkas dari artikel inspirasi Warta Kota, Minggu 30 Nopember 2008 yang berjudul MENIKMATI BISNIS DI MASA KRISIS.

Jumat, 21 November 2008

Krisis, Saatnya Lahir Entrepreneur Baru

Sebagai seorang wirausahawan selalu berpromosi dimanapun berada, dalam acara Kendoeri Tempo Doeloe tanggal 2 Nopember 2008 di Monas. fotopena/ipank
Suhendra - detikFinance


Jakarta - Memang agak sulit mengaitkan benang merah yang tepat antara korelasi masa krisis ekonomi dengan bermunculannya entrepreneur baru (wirausaha).

Karena di tengah ketatnya likuiditas keuangan saat ini, ditambah melemahnya daya beli baik dipasar internasional maupun domestik, sulit rasanya para wirausahawan baru bermunculan.

Namun rupanya hal ini menjadi keyakinan tersendiri bagi sosok pengusaha ulet Haryanto Adikoesoemo yang merupakan Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk .

Keyakinan yang kuat begitu terbenam dalam jiwa kewirausahaannya. Menurutnya masa-masa kritis akan membuat manusia akan menemukan kekuatan baru untuk bangkit yang akhirnya berhasil berdiri di tengah keterpurukan, dalam hal ini tumbuhnya jiwa wirausaha.

Ia mencontohkan pada saat krisis ekonomi tahun 1998 yang dialami Indonesia, justru memunculkan banyak entrepreneur baru akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Pada waktu itu banyak orang banting setir dari sosok manusia 'gajian' menjadi wirausaha termasuk berdagang kaki lima, buka toko, cafe, restoran dan lain-lain.

"Pengusaha baru pasti muncul, kalau kita lihat tahun 1998 pun Indonesia banyak mencetak para entrepreneur baik yang UKM maupun pengusaha-pengusaha besar," ucapnya disela acara penobatan dirinya menjadi Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of the Year 2008 yang diumumkan pada 19 November 2008 pada 19 November 2008.

Menurutnya kunci sukses sebagai seorang entrepreneur harus mempunyai mimpi atau vision, dan juga disiplin, ulet kerja keras untuk mencapai visi. Sehingga dengan keluletan diharapkan bisa merealisasikan mimpi menjadi kenyataan.

"Justru dengan krisis global ini dan keadaan ekonomi yang kurang baik, saya percaya sebagai manusia kalau kita kepepet maka kita akan kreatif dan juga mempunyai etos kerja keras untuk berhasil dan kalau kita berhasil dimasa yang penuh tantangan ini maka itu bisa menjadi kebanggaan," ujarnya beralasan.

Menurut Bos AKR ini, kaitannya sangat erat sekali antara masa krisis dengan muculnya entrepreneur baru, yaitu pada saat kondisi susah maka orang akan berada diposisi kritis yang memacu manusia untuk mengeluarkan inovasi,semangat baru

"How to survive, bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi, bagaimana untuk berhasil dimasa penuh tantangan ini kebanggan dan kepuasaan tersendiri akan dinikmati nantinya," ujarnya.

Ia berpendapat bagi para entrepreneur yang sudah menjalankan usahanya, kondisi sekarang ini yaitu pada saat likuiditas yang kering, maka langkah tepat adalah menunda investasi. Termasuk melakukan efisiensi aset-aset yang sudah ada,

Dengan krisis ini, lanjut Haryanto, pengusaha dituntut untuk lebih efisiensi bahkan harus mengeluarkan terobosan baru. "Saya selalu percaya dimana ada tantangan disitu ada kesempatan," serunya.

"Kepada entrepreneur baru, jangan pernah putus asa, tapi terus kejar cita-cita kita, terus berusaha karena kegagalan atau kesalahan itu bagian dari pengalaman. Kalau kita terus ulet dan kerja keras saya percaya setiap orang mencapai cita-citanya," pesannya.

Ada satu hal yang menjadi pegangannya sebagai sorang pengusaha, terutama ketika sedang mengahadapi kebangkrutan atau berada di bawah. Rahasianya, selalu memotivasi diri dengan tetap mengucap syukur diberi Tuhan kesehatan yang baik dan memelihara pertemanan yang bisa membantu dikala susah.

"Itu suatu titik yang baik yang kita pakai untuk memotivasi kita," katanya.

Diakuinya, ketiak krisis melanda Indonesia tahun 1998, bisnis AKR juga kena hajar, dimana pada waktu itu bisnisnya hampir bangkrut, namun akhirnya ia bisa melewati itu semua.

Semua pemikirannya nampaknya sudah menjadi rahasia umum, namun sejauhmana sosok Haryanto bisa merealisasikan mimpi menjadi realita, terlihat memang tapi tidak semudah membalikan telapak tangan.

Bahkan CEO Ernst & Young Giuseppe Nicolisi mengatakan bahwa entrepreneur sebagai simbol manusia yang telah berhasil merealisasikan mimpinya.

"Setiap entrepreneur adalah inspirasi dan cermin semangat menciptakan kesuksesan manusia dengan mengubah mimpi menjadi kenyataan, entrepreneur sangat erat dengan sifat kegigihan, kreatifitas dan tekad," kata Nicolosi.

Ernst & Young Indonesia Entrepreneur 0f the Year 2008

Haryanto berhasil meraih penghargaan menyabet Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of the Year 2008 yang diumumkan pada 19 November 2008.

Ia terpilih dari 13 finalis yang masuk dalam jajaran entrepreneur terbaik Indonesia. Sehingga pada bulan Mei 2009 nanti Haryanto berhak mewakili Indonesia dalam ajang tahunan World Entrepreneur of the Year Awards di Monte Carlo untuk diadu ole entrepreneur dunia lainnya.

Ajang penghargaan ini semula dilaksanakan di Amerika Serikat pada tahun 1986 yang bertujuan untuk memilih para entrepreneur yang paling berhasil dan inovatif. Sekarang Ernst & Young Entrepreneur of the year menjadi penghargaan bergengsi di dunia yang digelar tidak lebih dari 135 kota di 50 negara.

"Indonesia adalah negara yang berkembang tetapi memiliki entrepreneur kelas dunia yang bisa bersaing sebagai pemain, saya akan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia," katanya dengan semangat saat ditanya peluangnya yang akan dikirim ke Monte Carlo.

Singkat cerita, kisah kewirausahaannya berawal pada tahun 1983 pada saat ia bergabung dengan perusahaan Aneka Kimia Raya (AKR) yang merupakan perusahaan bentukan ayahnya sejak tahun 1960.

Bidang management sewaktu ia bersekolah adalah langkah yang tepat karena setelah berjalannya waktu, posisi kepemimpinan AKR akhirnya berada di pundaknya pada tahun 1992,

Dimasa kepemimpinannya, AKR banyak melakukan langkah terobosan termasuk melakukan ekspansi-ekspansi dan bergaul dengan para pemaih global dibidang kimia.

AKR berkembang menjadi perusahaan yang berbasis perdagangan, distribusi dan logistrik kimia terbesar di Indonesia yang ditopang oleh 2.500 tenaga kerja.

AKR tercatat sebagai perusahaan pertama yang mengambil kesempatan untuk melakukan impor dan distibusi bahan bakar minyak, yang menempatkannya menjadi perusahaan distribusi kedua setelah Pertamina.

AKR juga bergerak dibidang impor diesel berkecepatan tinggi yang ditujukan bagi sektor industri. Bahkan salah satu anak usaha AKR yaitu Sorini menjadi produsen sorbitol terbesar kedua di dunia, yang telah diekspor ke 70 negara di dunia.

Haryanto mengakui keberhasilan dirinya sebagai seorang yang lahir dari keluarga sederhana adalah cerminan bahwa siapapun memilik hak yang sama untuk berhasil. Tidak mengenal suku bangsa, status, keturunan, asal muasal dan lain-lain termasuk status sebagai orang desa.

"Anak singkong tidak kalah dengan anak keju," serunya dengan bangga.(hen/ir)

Dikutip dari : http://www.detikfinance.com/read/2008/11/22/094745/1041103/4/krisis-saatnya-lahir-entrepreneur-baru

Kamis, 20 November 2008

Modal Ternyata Bukan Kendala Utama Dalam Bisnis

Bersama dengan Teuku Zaki dalam acara Kendoeri Tempo Doeloe tanggal 2 Nopember 2008 di Museum Gajah. Hobby sekaligus promosi bisnis vnet (lihat baju vnet club red) Foto : fotopena-ipank


Tuesday, 28 November 2006

Apakah anda masih terbentur ke paradigma bahwa kunci sukses nomor 1 dalam bisnis itu adalah Modal..? Saya berpikiran begitu juga, dan kurang percaya kalau ada yang "omongan" tidak seperti itu. Tapi lama-lama saya makin yakin bahwa "omongan" itu ternyata benar!

Beberapa minggu yang lalu saya ngobrol-ngobrol di kantor milik salah seorang teman saya yang menjadi pengusaha pengadaan peralatan pabrik. Sessi obrolan seperti ini sudah biasa kami lakukan karena saya sering memberikan pelatihan beberapa materi mengenai Inventory Management. Obrolan siang itu lebih mengasyikkan daripada obrolan-obrolan sebelumnya, karena pada hari itu saya baru terbuka kepada beliau, sang pemilik usaha, bahwa saya sekarang juga sedang membuka usaha kecil-kecilan yakni di garment.

Bos sebut saja namanya "Mr.A" bergerak di bidang trading dan punya karyawan sudah lebih dari 100an orang ini awalnya adalah perantau yang susah. Sebagai lazimnya yang lain, beliau yang merupakan Chinese ini lebih suka nongkrong dan bergaul dengan sesama temennya di glodok, hingga akhirnya bisa sedikit-sedikit usaha dan akhirnya besar seperti sekarang.

Yang akan saya ceritakan adalah hasil dari pertemuan saya dengan dia di suatu hari di kantornya yang sangat sejuk.

Mendengar penjelasan saya, Mr.A tersenyum-senyum mungkin membayangkan beberapa puluh tahun lalu ketika beliau juga sedang tertatih-tatih memulai usaha, dan hingga akhirnya jadi perusahaan yang cukup besar seperti sekarang ini. Bahkan dengan sungguh-sungguh beliau menawarkan kepada saya, apakah beliau bisa bantu dengan mendatangkan barang-barang dari china dan nanti saya jual di sini..?

Aku bingung menjawabnya, karena kalau saya terima tawarannya itu artinya saya harus total untuk mengawasi operasionalnya, sementara untuk total dan harus meninggalkan job sekarang ini saya masih terkendala dengan belum keluarnya restu dari Ibu saya. Akhirnya saya jawab, bahwa sekarang belum saat yang tepat dari saya. Saya akan membuktikan hasil yang jelas-jelas nyata dulu kepada Ibu saya, bukan Cuma ditunjukkin angka-angka saja, baru nanti restu dari beliau mau tidak mau akan muncul.

Mendengar itu Mr.A tersenyum-senyum bijak."Wah saya optimis anda akan berhasil" "Any time you butuh apa-apa calling saja." katanya.wah ini sungguh kata-kata yang bener-bener diluar dugaan saya, tapi saya baru bener-bener memanfaatkannya kalau yakin bahwa saya bisa survive minimal setelah 1 tahun pertama.

"Gini saja, you mau nggak bisnis Jeans,Jaket Kulit atau Sepatu" katanya.

"Saya punya temen sekolah yang sekarang main begituan, pasti you bisa dapat margin dari situ."

"Wah, saya baru bisa main di baju dan perlengkapan muslim saja Pak, untuk Jean dan jaket saya belum tertarik, tapi untuk yang ke-3, sepatu saya pengin liat.." saya.. "Sayang ya, saya nggak punya kenalan bandarnya baju muslim, tapi anytime kalau you tahu bandar chinese yang jualan baju muslim itu, calling-calling saya saja nanti saya bantuain nego" wah..si Bos ini sungguh2 baik...kataku dalam hati "Atau you datang saja dulu ketempat temen saya ini, you liat2 barang2 itu siapa tahu tertarik, nanti kalau tertarik dalam jumlah besar bilang saja sama temen saya itu bahwa nanti saya yang kan bayar..." Tambahnya lagi

Wah....tawaran2 spt ini kok ada saja ya..? ini adalah tawaran miracle yang ke-2 setelah tawarannya P.Haji, Cuma sayangnya kok bukan baju or perlengkapan muslim.... Ah..tidak ada salahnya suatu saat saya akan lihat temennya yang dia sebut2 itu.....

Kamis, Awal November 2006.
Siang itu saya berniat datang ketempat temen Mr.A yang beberapa hari lalu menjadi bendar jeans, jaket dan sepatu. Penasaran seperti apa sih..? Sebelumnya saya telepon dahulu dan diluar dugaan, ternyata Mr.A sudah menghubungi temen itu beberapa hari yang lalu bahwa nanti kalu saya datang tolong dibantu...

Jadi agak jengah, karena lawan bicara di telepon yang orangnya pasti kaya sangat ramah, dan rela datang ke ruko tempat usaha dia hanya untuk menemui saya pada siang hari itu. Tempat Pencarian ke rukonya itu cukup sulit, ...karena saya baca-baca di buku peta terbaru ruko yang disebutkannya itu belum terdaftar.

Berulangkali saya musti puter-puter tempat yang sama hingga akhirnya ketemu tempatnya, dan ternyata dekat hanya di seputaran glodok saja... Temen Mr.A yang namanya Mr.B ini usianya sepantaran dengan Mr.A mungkin sekitar 60an tahun, namun gerak nya masih sangat lincah, dan siang itu saya diterima dengan ramah seperti sudah kenal lama.

Dari cerita-ceritanya nampaknya dia punya hubungan yang spesial dengan pabrik-pabrik garment di seputaran jakarta, dan beliau bermain bisnis yakni memborong sisa-sisa produksi, seperti temen saya yang sering dapat borongan selimut murah dalam jumlah besar karena sistem prduksinya lot, sedangakan aktual produksi selalu lebih dari lot yang dibutuhkan.

Siang itu kami ngobrol seputar bisnis masing-masing dan Mr.B terlihat menyesal karena tidak bisa menyediakan apa yang saya butuhkan, dan saya juga menyesal karena tidak bisa mengambil barang beliau, yang di dominasi Jeans, Jaket kulit dan sepatu, serta celana laki2.

Padahal kalau saya lihat merknya cukup terkenal, misalnya sepatu-sepatu bagus merk "Neckermann", celana Nina Richi, yang suka dipakai bos-bos dll... Khusus untuk sepatu Neckermann, saya agak tertarik, karena harganya bisa 1/3 dari harga banderol..! sehingga kalau kita jual kepada reseller dengan harga diskon 50%pun masih untung besar. Namun pembeliannya memang harus banyak, paling tidak 10 Lusin, setiap model setiap warna.

Contoh sepatu Neckermann, yang stok sedang banyak waktu itu adalah tipe sport atau kegiatan outdoor atau untuk anak2 sekolah, warna hitam, stock ada 3000an pasang menurut dia. Saya yakin suatu saat saya bisa ada bisnis besar dengan beliau (moga2 entar kalo sdh tda) dan sebagai tanda ikatan saya mengambil 12 pasang (1 box) sepatu warna hitam tersebut.
Otak kiri saya tadinya pesimis apa ya laku sepatu seperti itu..?

Ternyata bisikan2 itu berhasil dikalahkan setelah sampai dirumah ternyata anak saya naksir berat sepatu itu, dan alhamdulillah pesenan juga mengalir dari 1,2 pasang sampai lusinan. Bila kita sabar dan dijual eceran 100ribu hasilnya kita untung lebih dari 50ribu! Kalau saya jual grosirpun untungnya bisa lebih dari 25rb%. Pantesan pedagang2 sepatu di pasar anyar bisa cepet kaya, seperti kata pak Roni
Cuma sayangnya, saya passion saya belum nyantel di sepatu, namun okelah suatu saat saya akan bisnis kesana juga.

Temen2 terutama TDA sepatu, apakah ada yang tertarik..? kalau tertarik anda bisa lihat gambar sepatu yang ada di blog saya, harganya murah kok untuk dijual lagi, syukur2 anda bisa jual partai besar keluar jawa. Belum lama Mr.B kirim ke Irian 7000an pasang katanya.
Kalau anda tertarik nanti bisa kerjasama dengan saya.... Insya Allah sample sepatu Neckermann itu akan saya bawa ke acara Halal
Bilhalal di cibubur nanti...

Semoga Postingan ini bermanfaat.

Salam Fuuntastic
Hadi Kuntoro
www.hadikuntoro.blogspot.com